Analisis Resepsi Terhadap Pesan Dharmawacana Penyuluh Agama Hindu Sebagai Upaya Preventif Perceraian di Kabupaten Banyumas
Main Article Content
Abstract
Artikel ini dilatarbelakangi adanya angka perceraian yang cukup tinggi di Kabupaten Banyumas yang terjadi karena berbagai faktor. Fokus penelitian ini adalah melihat bagaimana pesan-pesan dharmawacana dikonstruksikan dan disampaikan oleh penyuluh agama Hindu sebagai upaya preventif perceraian dan bertujuan untuk menganalisis bagaimana pesan tersebut diterima dan dimaknai oleh umat Hindu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif fenomenologi dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Proses analisis dalam penelitian ini menggunakan teori encoding-decoding yang dikemukakan oleh Struart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umat Hindu di Kabupaten Banyumas dalam memaknai pesan dharmawacana yang disampaikan oleh penyuluh agama Hindu ada yang dominan hegemonic reading menerima seluruh makna pesan dan ada pula yang menerima namun disesuaikan dengan pengalaman pribadi negotiated reading
Article Details
References
Ariestyani, K., & Ramadhanty, A. (2022). Khalayak media sosial: Analisis resepsi Stuart Hall pada kesehatan seksual orang muda. Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 3(2), 266-277.
Juliartha, I. M., Wijana, I. N., & Widana, I. N. M. (2025). Implementasi Metode Sad Dharma Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Pada Kurikulum Merdeka. Widya: Jurnal Ilmu Pendidikan, 39-51.
Kabupaten, B. P. S. (n.d.). Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyumas, Jumlah Perceraian Menurut Faktor Penyebab dan Kecamatan di Kabupaten Banyumas, 2023.
Kariana, I. N. P. (2025). Pecanangan Pemayun Sebagai Komunikasi Simbolik Dalam Upacara Pawiwahan Umat Hindu Di Desa Suranadi. Samvada: Jurnal Riset Komunikasi, Media, Dan Public Relations, 4(1), 72-81.
Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Nomor 85 Tahun 2023 (2024).
Oktaviani, D. (2025). Tren Marriage Is Scary (Pernikahan Itu Menakutkan) dan Dampaknya Terhadap Perempuan Gen Z Perspektif Hukum Keluarga Islam (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).
Permana, M. F. R., & Wijaya, A. S. (2025). Proses Editing Sebagai Encoding Pesan: Studi Kasus Di Super 8mm Studio. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(11. D), 120-127.
Rahayuningtyas, R. (2024). Analisis Resepsi Audiens Terhadap Pola Komunikasi Keluarga “Mellema” dalam Film Bumi Manusia Karya Hanung Bramantyo (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Siswadi, G. A. (2022). Perkawinan Pada Gelahang di Bali dalam Perspektif Deontologi Immanuel Kant. Vidya Samhita: Jurnal Penelitian Agama, 8(1), 1-8.
Suryanata, I. W. F. (2022). Pengaruh budaya patriarki terhadap perceraian dalam masyarakat Hindu Bali. Belom Bahadat, 12(2), 1-17.
Utami, R. I., & Herdiana, A. (2021). Pemaknaan pendengar terhadap iklan testimoni nutrisi Herbal Nariyah di Radio Kasihku FM Bumiayu dalam teori resepsi Stuart Hall. Sadharananikarana: Jurnal Ilmiah Komunikasi Hindu, 3(2), 509-520.
Wiasti, N. (2022). Ritual Sesapa pada Upacara Pawiwahan di Lombok. Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 33(1), 1-12.
Wiraputra, A. A. G. (2020). Tujuan Hidup Dalam Kacamata Kitab Sarasamuccaya. Kalangwan Jurnal Pendidikan Agama. Bahasa Dan Sastra, 10.
Yanti, N. N. M., Sukendri, N., Wiguna, I. B. A. A., & Andari, I. A. M. Y. (2024). Sosialisasi Penguatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Dampak Negatif Pernikahan Dini Dalam Perspektif Agama Hindu. Dharma Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 92-104.,
Yohani, O. . (2025). Makna Upakara Pada Upacara Pawiwahan Masyarakat Adat Bali Di Desa Swastika Buana Kecamatan Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah.